Rindu yang menjadi rahasia

Gbr: cafe aemali


Rindu yang menjadi rahasia

Beberapa pecahan rindu kini harus menempuh ruang rahasia
Tersayat tatap, lengkap bertemu relung lampau, malu menyikapi kagum dalam bahasa tubuh, aku telah kaku.

Butir-butir trauma terkulai jatuh sebelum kumenemukan wajahmu dalam tidurku
Begitu pagi kupagut dan rinduku dipangku waktu
Anganku selalu bermain kucing-kucingan di pelataran bibirmu yang sudah terlebih dahulu mengunci gerak bibirku.

Bukan maksud merenggut seluruh napasmu
Setidaknya hatimu yang kudus menegakan tulus
Dalam tempo yang sesingkat-singkatnya di sunyi yang tak sigap dan secepatnya memproklamasikan kangenmu

Pecahkan celengan rindu yang menjadi rahasia
peluk aku sampai bulan melayu
kemarilah ingin kukecup keningmu
dan rasakan sumpah sejati di bibirku
oleh pernyataan yang telah lama tenggelam di kepala dangkal ini

Jika tiba saatnya kedua rasa menjadi tawar
Kuharap angin menerpa salah satu menjadi perasa
Tunggulah aku dan kau menjadi bumbu yang bukan dua melainkan satu di bibir celengan rindu yang tak mengarungi rahasia yang sedang mencari jalan keluar, semoga.


Marno lako
Bidiau,19 februari 2021



Komentar

Postingan Populer