Sapu tangan veronica dipinjam kamilius.

Santu kamilius sang pengaku iman kristen
               gbr: google

 Sepenuh hati bagi orang-orang sakit.

Saya membaca kisah hidup kamilius di era 50-an dengan pengorbanan mental yang bijak.
Dengan judul" santu kamilius de lellis

Kita adangkalanya menganjingkan jiwa manusia yang sakit mental dan jiwanya, dan menodai pikiran orang tentang jiwa yang busuk pada orang-orang sakit, Tetapi hal itu berbanding terbalik dari sosok kamilius.

Kamilius, yah nama sosok pria yang memanusiawikan orang sakit layaknya melayani yesus.
seorang pemabuk yang menjadi imam dan melayani orang sakit dengan kerajinan tangan yang begitu luar biasa dan dengan hati yang tulus juga ia merawat luka pada hati yang ditelantarkan orang sehat yang secara materi mapan dan menolak perawatan kesehatan yang dengan kata kasar jorok untuk ditanggulangi.

Kamilus melayani orang sakit dengan biji perumpaman yang ia dalami dengan iman dan beranggapan bahwa melayani orang sakit ialah merawat yesus sendiri. Dan juga merawat orang sakit membuat kita melihat wajah Allah pada suatu hari.


Berbahagialah kalian yang merawat hati dengan kerajinan tangan tanpa berpikir materi duniawi, Lalu menghidupi setiap titik air mata yang jatuh pada kelopak bunga di taman firdaus. Juga membaringkan keluh dan kesah di tempat tidur Allah. Sebab engkau akan memperoleh kebahagian di setiap napas pagi dan terakhir "ucap ano yang sok bijak hehe"
Kamilius dengan Mata yang penuh pengertian untuk
orang sakit sebagaimana biji mata yesus kristus bekerja untuk membantu kaum kusta agar tidak dikucilkan juga menyembuhkan orang waktu masa paska.

Kamilius mencetuskan berbagai penemuan dengan iman yang berasal dari kehidupan yang melenceng jauh dari penafsiran ibunya tentang masa depan Ia.
Namun di akir hembusan napas,
jiwa keibuan masih bergejolak untuk terus mendoakan kamilius.
Sungguh ibu yang diidolakan oleh anak durhaka seperti saya.

Kamilus tumbuh dengan air mata yang ketika haus ia minum sendiri.
Dan penguatan lewat orang sakit ketika ia melayani dan mengurapi sambil berlutut. Sebab dalam bayangannya ia mengusap wajah yesus dengan sapu tangan yang ia pinjam dari veronika. Pada wajah orang sakit kamilius menemukan diri yesus.

Dari sini saya menemukan beberapa hal:
1. Hati yang rusak hari ini tak akan busuk jika air mata penyesalan menuntun ke arah kesegaran dan kita mendengar panggilan allah dengan hati yang dermawan
2. Jiwa yang baik adalah melayani tanpa pamrih dan memberi dengan segenap hati, berkemanusiaan dan profesionalitas.
3. Biji mata basah jangan kering terhadap penglihatan hal-hal yang harus kita bantu
4. Dari hati kamilius sesungguhnya manusia adalah manusia yang dimanusiakan seperti allah memanusiakan manusia.
5. Kepercayaan diri dan hal baik tak akan diremuk waktu.
6. Allah itu ada. Selain itu tiada.
7. Menjadi kuat dan berani melawan godaan yang haus akan hal-hal duniawi

Usia 64 tahun kamilus menghembuskan napas terakir, kecapaian dan berbagai kelemahan yang ia namakan kerahiman allah ketika ribuan air mata ia keringkan dan ribuan jiwa lemah ia kuatkan.
Dia juga sebagai contoh untuk orang-orang yang berkecimpung dalam dunia kesehatan

Kesimpulan yang saya rangkum dari hati bijak milik kamilius ialah.
Menjadi baik tidak harus terlihat baik secara ucapan melainkan Tindakan adalah penyampain moral diri kita secara tersirat yang dipandang oleh orang sekitar lewat jamahan allah.
Sebab Ia menunjukan kepada mereka wajah yang akan dilihat nanti di taman firdaus sesuai yang ada pada isi kitab yang telah dilampirkan beraneka ragam tentang kebaikan

Selamat malam
Malatute 2020, Kamar tidur bujang.
Marno lako.

Komentar

Catatanalfianus mengatakan…
Ano. Mama Jawa kasih makan apa ni?
Metu lade ke. Cukup gigit oo jangan sampe ada bintik berkekanjutan🤣
Anonim mengatakan…
Larut😑

Postingan Populer