Nyanyian sajak dari kepala saudara
Nyanyian Sajak Dari kepala saudara
Tuhan yang cantik, Bahasa langitmu semerdu nyanyian sajak di kepala saudara
Jari-jemari kata begitu lihai meramas dan merangkak juga melambai-lambai syair manja di hati pelahap sajak.
Tiap baris kata begitu basah di mata
Tiap baris kata begitu kering di kepala. Dengan panas yang meliputi:
iri, meringis, makan gigi, mengunyah dan melumat hasil bercak tinta pena di tanganNya yang lecet itu, begitu cara membaca saya.
Yah membaca salahnya, kurangnnya, dan mewartakan di kepala khalayak agar menghina bersama biar akurat lalu menjatuhkan dia dari bangunan sajak yang ia campur dengan susah payah.
Sebangsat itukah saya jadi manusia yang diciptakan dengan kasih yang luar biasa untuk menjadi saudara?
Marno lako
Paulewa 2020.
Komentar